Langsung ke konten utama

Di Akhir Zaman, Ketiga Hal Ini Semakin Langka

Zaman semakin maju bila ditinjau dari perkembangan teknologi, namun terjadi degradasi moral yang luar biasa dimasyarakat kita. Setiap hari kita disuguhi banyak kejadian yang kurang terpuji di masyarakat kita, mulai anak berani membunuh orang tuanya, atau perzinaan yang merajalela yang sengaja direkam oleh pelakunya sendiri kemudian menyebar ke media.
Kejadian diatas merupakan gambaran realita saat ini yang perlu penanganan sejak dini.
Menyikapi kejadian-kejadian ini, Ibnu Al-Mulaqqin dalam Tabaqat al-Aulia mengutip perkataan Dzunnun al-Misri (wafat pada tahun 246 H):
ثلاثة ﻣﻮﺟﻮﺩﺓ، ﻭﺛﻼثة ﻣﻔﻘﻮﺩﺓ: اﻟﻌﻠﻢ ﻣﻮﺟﻮﺩ، ﻭاﻟﻌﻤﻞ ﺑﻪ ﻣﻔﻘﻮﺩ؛ ﻭاﻟﻌﻤﻞ ﻣﻮﺟﻮﺩ، ﻭاﻻﺧﻼﺹ ﻓﻴﻪ ﻣﻔﻘﻮﺩ؛ ﻭاﻟﺤﺐ ﻣﻮﺟﻮﺩ، ﻭاﻟﺼﺪﻕ ﻓﻴﻪ ﻣﻔﻘﻮﺩ
Artinya:
“Tiga hal ini ada wujudnya, namun ada tiga hal lain yang tak ada: ilmu sudah ada, namun sedikit yang mengamalkannya. Bila ada yang mengamalkan ilmunya namun sedikit keikhlasannya. Banyak orang yang mengaku cinta, tapi tak sesuai kenyataannya.”
Dari penjelasan diatas dapat dipaparkan bahwa ada tiga hal yang mulai langka wujudnya saat ini.
Pertama, perkembangan ilmu pengetahuan sangat pesat terutama dalam bidang agama, sayangnya sedikit sekali yang mau mengamalkan ilmunya.
Kedua, bila ada yang sudah mengamalkan ilmunya, namun tak ada keihklasan dalam hatinya.
Ketiga, banyak orang yang mengaku cinta kepada Allah dan Rasulnya namun tak ada buktinya, semua hanya sekedar retorika belaka.
Untuk memecahkan permasalahan-permasalahan di atas harus ada keseriusan dalam belajar dan mengamalkan ilmu dengan didasari keikhlasan sehingga membuahkan hasil yang maksimal kemudian diaplikasikan dalam kehidupan di masyarakat.

Di Akhir Zaman, Ketiga Hal Ini Semakin Langka

Islami.co dihidupi oleh jaringan penulis dan tim editor yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu ingin agar kami bisa terus melahirkan artikel atau video yang mengedukasi publik dengan ajaran Islam yang ramah, toleran dan mencerahkan, silakan sisihkan sedikit donasi untuk kelangsungan kami.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan Nabi Ketika Tiba Kemunculan Dabbah

BINATANG melata bernama Dabbah sering dikatakan Rasulullah SAW sebagai salah satu tanda dekatnya kiamat. Bahkan Allah SWT dalam dalilnya juga menjelaskan tentang binatang ini. Hal ini tertera dalam Quran Surat An-Naml: 82 yang artinya sebagai berikut. “Apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan seekor dabbah (binatang) dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami,” (QS. An-Naml: 82). BACA JUGA:  Apa itu Dajjal, Dabbah, Ya’juj dan Ma’juj? Rasulullah SAW juga bersabda tentang Dabbah ini dan menjadi salah satu pengingat Umat Islam untuk selalu bertaubat. Dalam hadist Riwayat Muslim, Rasul menyebut tiga perkara yang jika ketiganya keluar maka semua taubat dan amal tiada gunanya. Ketiganya adalah terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal dan Dabbah. “Ada tiga perkara yang jika keluar maka tidak akan berguna lagi keimanan orang yang belum beriman sebelumnya; atau belum mengusahakan kebaikan ya...

Jika Rasa Malu Telah Tercerabut, Tunggulah Kebinasaan

Oleh: Muntarsih Zakiyya Sakhie “MALU adalah sebagian dari iman.” (HR Bukhari dan Muslim) Rasa malu merupakan isyarat bahwa seseorang masih memiliki iman. Setiap orang memiliki kadar malu yang berbeda-beda. Jika malu sudah sirna dalam diri seseorang maka diibaratkan sifat kemanusiaannya juga telah terkubur. Semakin teguh iman seseorang semakin kuat pula rasa malunya, sehingga tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merusak keimanannya. Begitu pula sebaliknya orang yang tidak memiliki rasa malu bukan berarti sedang memiliki tingkat ke-pede-an yang tinggi, melainkan telah rapuh atau bahkan iman di dadanya telah lenyap. Bilamana sering kita dapati pelaku-pelaku zina yang dengan tanpa malu-malu mengatakan bahwa ia telah serumah dengan tanpa ada ikatan pernikahan. Banyak pula pelaku-pelaku maksiat lain yang dengan terang-terangan menunjukkan perbuatan maksiatnya bahkan yang lebih memprihatinkan mereka merasa bangga ketika dirinya melakukan hal itu karena explorasi seni, tuntu...